Negara
kita adalah Negara yang subur, makmur akan kekayaan alam yang telah Allah
karuniakan kepada bangsa ini. Maka sudah seharusnya bangsa ini maju, rakyatnya
sejahtera, sumber daya manusia semakin berkualitas, pengelolaan sumber daya
alam teroptimalkan dengan baik, tentunya oleh pemerintahan kita sendiri, tanpa
adanya campur tangan dari pihak asing. Tapi…...faktanya, rakyat kita masih
banyak yang miskin, masih banyak pengangguran, pertambahan dan perpindahan
pendudukan belum terkendalikan sehingga kesejahteraan rakyat pun masih sulit
untuk dicapai, korupsi semakin menjadi – jadi dan masih banyakkkk lainnya.
Lantas
apa ya yang salah pada bangsa ini???? Masalah kompleks yang dihadapi setiap bangsa itu pasti
selalu ada. Tetapi bisa diminimalisir dengan upaya – upaya perbaikan juga
pembangunan yang tepat, tentunya pembangunan secara menyeluruh bukan secara
bertahap. Kemajuan peradaban setiap bangsa tak lepas dari keberhasilan
pendidikan pada bangsa itu sendiri. Maka dari itu pembangunan harus dibarengi
dengan pembangunan dibidang pendidikan. Coba kita tengok, saat di media
diberitakan pembangunan gedung DPR RI yang menghabiskan dana berapa triliun,
walaupun fisiknya baik….tapi percuma bila moral bangsa ini buruk. Jika hal itu
terus dibiarkan, ekonomi Negara ini akan bermasalah….karena faktanya banyak
yang menjadi koruptor, bukan hanya orang yang biasa tapi para pejabat tidak
sedikit yang terjerat korupsi. Seandainya pemerintah bijak, uang dari
pembangunan gedung DPR RI itu
bisa untuk digunakan untuk pembangunan sekolah – sekolah, sarana prasarana
pendidikan, dll.
Jika
kita melihat terhadap kesuksesan pendidikan dinegara tetangga yaitu Singapore
yang mendapat reputasi di dunia international. Kurikulum Singapore dicanangkan
dan dikembangkan berdasarkan latar belakang negara itu sendiri. Singapore yang
penduduknya mayoritas multikultural dan sumber daya alam yang terbatas. Sistem
edukasi Singapore pun mengacu pada Globalisasi dan Multukuralisme.
Globalisasi……
Karena sumber daya alam yang terbatas sehingga Singapore merencanakan kemajuan
negaranya di bidang Perindustrian untuk menghadapi tantangan di era
globalisasi. Multikulturalisme …….. Karena Singapore menyadari penduduknya
mayoritas multikultural sebagai asset bangsa, sehingga ingin menciptakan
kehidupan masyarakat yang harmonis dan memiliki rasa nasionalisme.
Jadi,
tujuan pendidikan di Singapore dicanangkan oleh latar belakang Negara itu
sendiri. Lantas….bagaimana dengan latar belakang yang terjadi pada bangsa ini
agar bisa dijadikan kesuksesan pendidikan bangsa ini???? Jawabannya……… ( Kita
juga pasti tau dan menyadari ) …. Menurut saya, Ya….tengoklah bangsa kita kaya
dengan Sumber Daya Alam yang melimpah. Bahkan dalam lirik sebuah lagu pun
“Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman….”.
Pertanian, perkebunan, perikanan, kekayaan tambang bangsa ini, sungguh melimpah
yang ALLAH anugerahkan untuk bangsa kita…Potensi tambang di Indonesia besar,
namun lemah dalam pengelolaannya sehingga dalam pengelolaannya pun banyak
dikuasai oleh Pengusaha Asing dalam kontraknya dengan Pemerintahan Indonesia. Indonesia adalah negara kita, kekayaan bangsa
ini adalah milik kita.. sudah seharusnya kita yang mengelolanya sendiri, BUKAN
pihak asing. Selain itu masalah moral yang selalu menghiasi berbagai media
massa, seperti korupsi, pembunuhan, pelecehan seksual, pornoaksi dan masih
banyak lainnya, semua ini adalah PR yang harus dipecahkan dalam hal pembenahan
bangsa yang lebih baik lagi.
Tujuan
pendidikan bangsa adalah masalah kompleks yang terjadi, sehingga kita dapat
mengambil pelajaran yang membuat kita maju dan lebih mandiri. Menjadi bangsa
yang amanah, bersih, kompetitif berdaya saing, bermoral dan berkepribadian……Semoga
dengan adanya kurikulum 2013, kualitas pendidikan dinegara kita lebih baik lagi
yang menjadikan pembangunan bangsa ini semakin lebih tertata dan lebih baik
lagi….. Aamiin……..

