Latar Belakang Bangsa Adalah Tujuan Pendidikan Bangsa

Senin, 04 Maret 2013

Negara kita adalah Negara yang subur, makmur akan kekayaan alam yang telah Allah karuniakan kepada bangsa ini. Maka sudah seharusnya bangsa ini maju, rakyatnya sejahtera, sumber daya manusia semakin berkualitas, pengelolaan sumber daya alam teroptimalkan dengan baik, tentunya oleh pemerintahan kita sendiri, tanpa adanya campur tangan dari pihak asing. Tapi…...faktanya, rakyat kita masih banyak yang miskin, masih banyak pengangguran, pertambahan dan perpindahan pendudukan belum terkendalikan sehingga kesejahteraan rakyat pun masih sulit untuk dicapai, korupsi semakin menjadi – jadi dan masih banyakkkk lainnya.
Lantas apa ya yang salah pada bangsa ini???? Masalah  kompleks yang dihadapi setiap bangsa itu pasti selalu ada. Tetapi bisa diminimalisir dengan upaya – upaya perbaikan juga pembangunan yang tepat, tentunya pembangunan secara menyeluruh bukan secara bertahap. Kemajuan peradaban setiap bangsa tak lepas dari keberhasilan pendidikan pada bangsa itu sendiri. Maka dari itu pembangunan harus dibarengi dengan pembangunan dibidang pendidikan. Coba kita tengok, saat di media diberitakan pembangunan gedung DPR RI yang menghabiskan dana berapa triliun, walaupun fisiknya baik….tapi percuma bila moral bangsa ini buruk. Jika hal itu terus dibiarkan, ekonomi Negara ini akan bermasalah….karena faktanya banyak yang menjadi koruptor, bukan hanya orang yang biasa tapi para pejabat tidak sedikit yang terjerat korupsi. Seandainya pemerintah bijak, uang dari pembangunan gedung DPR           RI itu bisa untuk digunakan untuk pembangunan sekolah – sekolah, sarana prasarana pendidikan, dll.
Jika kita melihat terhadap kesuksesan pendidikan dinegara tetangga yaitu Singapore yang mendapat reputasi di dunia international. Kurikulum Singapore dicanangkan dan dikembangkan berdasarkan latar belakang negara itu sendiri. Singapore yang penduduknya mayoritas multikultural dan sumber daya alam yang terbatas. Sistem edukasi Singapore pun mengacu pada Globalisasi dan Multukuralisme.
Globalisasi…… Karena sumber daya alam yang terbatas sehingga Singapore merencanakan kemajuan negaranya di bidang Perindustrian untuk menghadapi tantangan di era globalisasi. Multikulturalisme …….. Karena Singapore menyadari penduduknya mayoritas multikultural sebagai asset bangsa, sehingga ingin menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan memiliki rasa nasionalisme.
Jadi, tujuan pendidikan di Singapore dicanangkan oleh latar belakang Negara itu sendiri. Lantas….bagaimana dengan latar belakang yang terjadi pada bangsa ini agar bisa dijadikan kesuksesan pendidikan bangsa ini???? Jawabannya……… ( Kita juga pasti tau dan menyadari ) …. Menurut saya, Ya….tengoklah bangsa kita kaya dengan Sumber Daya Alam yang melimpah. Bahkan dalam lirik sebuah lagu pun “Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman….”. Pertanian, perkebunan, perikanan, kekayaan tambang bangsa ini, sungguh melimpah yang ALLAH anugerahkan untuk bangsa kita…Potensi tambang di Indonesia besar, namun lemah dalam pengelolaannya sehingga dalam pengelolaannya pun banyak dikuasai oleh Pengusaha Asing dalam kontraknya dengan Pemerintahan Indonesia.  Indonesia adalah negara kita, kekayaan bangsa ini adalah milik kita.. sudah seharusnya kita yang mengelolanya sendiri, BUKAN pihak asing. Selain itu masalah moral yang selalu menghiasi berbagai media massa, seperti korupsi, pembunuhan, pelecehan seksual, pornoaksi dan masih banyak lainnya, semua ini adalah PR yang harus dipecahkan dalam hal pembenahan bangsa yang lebih baik lagi.
Tujuan pendidikan bangsa adalah masalah kompleks yang terjadi, sehingga kita dapat mengambil pelajaran yang membuat kita maju dan lebih mandiri. Menjadi bangsa yang amanah, bersih, kompetitif berdaya saing, bermoral dan berkepribadian……Semoga dengan adanya kurikulum 2013, kualitas pendidikan dinegara kita lebih baik lagi yang menjadikan pembangunan bangsa ini semakin lebih tertata dan lebih baik lagi….. Aamiin……..